Saturday, August 08, 2015

Reinventing Axl Rose: Diskusi Santai tentang Folk


Istilah "musik klasik" sebenarnya agak bersifat hegemonis. Seolah-olah istilah tersebut hanya layak disematkan bagi musik yang muncul dari kebudayaan tinggi di Eropa (Barat), yang rentang waktunya dimulai sejak Abad Pertengahan hingga Modern -dalam pemahaman yang lain, bahkan istilah musik klasik dapat dibatasi menjadi "musik zaman klasik" yaitu periode dimana Mozart dan Haydn hidup saja-. Padahal, setiap musik sebenarnya punya "musik klasik"-nya sendiri. Seperti kata Prof. Dieter Mack, "Musik bukanlah bahasa universal. Yang benar, musik adalah fenomena universal." Artinya, setiap kebudayaan melahirkan musiknya sendiri-sendiri, dan musiknya itu punya sejarahnya sendiri, nilai luhurnya sendiri, tokohnya sendiri, tingkat kerumitannya sendiri, dan maknanya sendiri. 

Dalam rangka memahami sejarah "musik klasik yang lain", KlabKlassik melanjutkan dialektikanya dengan membicarakan musik folk -setelah pernah berdialog dengan black metal, reggae, psikedelik, hingga avant-garde. Dengan demikian, diharapkan bahwa musik klasik di Bandung tidak tumbuh menjadi sebuah gerakan yang elitis, melainkan punya dampak positif bagi sosio-kultural dimana komunitas itu berada. 

Mari gabung bersama Rahar Palsu (KlabKlassik, Aliansi Hipster Bandung) dan Senartogok (musisi, seniman kolase) hari Minggu, 9 Agustus 2015 di Herbsays, Jalan Cisangkuy no. 48 jam 15.00 - 17.00. Gratis dan terbuka untuk umum!

1 comment:

Ryan Zapple said...

tapi kan musik klasik membawa enjoy tersendiri ya kan hhe BTW aku mau reccomend nih ka mumpung lagi promo JASA SERVICE IPHONE IMAC MACBOOK IPADIPOD DI BANDUNG DAN HARGA TERMURAH

HOSTEL MURAH DI BANDUNG COCOK UNTUK BACKPACKER

Selamat datang di blog klabklassik, tempat dimana kita bisa berbagi apresiasi, edukasi dan informasi seputar musik klasik.

Dalam ruang maya ini, stereotip tangguh tentang eksklusivitas, kekakuan, dan tak membumi-nya musik klasik akan sama-sama kita upayakan agar cair lewat proses berbagi yang hangat, terbuka, santai, dan penuh cinta.

Mari mengapresiasi dengan hati, lalu ciptakan ruang musik klasikmu sendiri.