Monday, October 22, 2012

Resital Oboe "A Debut Recital" oleh Afdhal Zikri


Rabu, 31 Oktober 2012
Auditorium IFI - Bandung
Jl. Purnawarman no. 32, Bandung
Pk. 19.30 - 21.00
HTM: Rp.24.900

Informasi tiket (dijual mulai selasa, 23 Oktober):

Tobucil, Jl. Aceh no. 56 (022-426-1548)
Syarif (0817-212-404)

Susunan acara:


- Sonata in d mayor , bagian I dan 2 : “Camille saint saens”
- Kita Kan Naik Kereta yang sama : “Gardika Gigih Pradipta”
- (Trio Oboe violin dan Piano). Feat denish dan eya grimonia
- Concerto for oboe and violin in D minor,bagian 1 “Johan Sebastian Bach” (feat Eya grimonia)

Profil penampil:

AFDHAL ZIKRI ZZ, Oboe
Pertama belajar musik kelas 3 Sd dimulai dengan Instrument gitar kepada Alm. Suhapri (paman), dan setelah lulus Smp melanjutkan pendidikan musiknya ke SMM Jogjakarta. Pertama belajar oboe tahun 2004 dengan bimbingan Drs Sritanto dan melanjutkan pendidikan nya ke ISI Jogjakarta pada tahun 2007, dan menyelesaikan studi disana pada tahun 2012.
Pernah mengikuti SAYOWE (Southeast Asian Youth orchestra and wind ensemble), di Thailand pada tahun 2008, dan menjadi salah satu solis dalam Konsert F hole string ensemble pada tahun 2010 , Pengalaman lain berkesempatan menjadi talent salah seorang “Pemusik Soewito” pada film “SOEGIJA” dengan arahan sutradara Garin nugroho dengan peƱata musik Djadug ferianto ,yang dirilis juli kemaren. Dan pernah mengikuti beberapa master class oboe yaitu Dengan Shigeki Sasaki ,2008 di Thailand, Joost flach, 2010 dan 2012 di Malaysia, Amy power di Yogyakarta 2011 dan Niels Hartmann 2012, di Malaysia.

ANDIKA DYANISWARA
Mulai belajar musik pada saat usia 6 tahun dengan belajar keyboard. Pada usia 9 tahun mulai belajar electone dan pada usia 13 tahun mulai belajar piano di bawah bimbingan Tabita Indri Nugroho di Salatiga. Pada tahun 2007 melanjutkan studi di Sekolah Menengah Musik Yogyakarta dengan instrumen mayor Piano, di bawah bimbingan Utari Isfandini. Lalu tahun 2010 melanjutkan ke ISI Yogyakarta, instrument mayor Piano klasik di bawah bimbingan L. Agus Wahyudi M.
Pengalaman :
1. Pianis Orkestra Gita Bahana Nusantara ( 2009 & 2010 )
2. Pianis acara “The Spirit of Love” bersama J-Fantasy Orchestra ( 2009 )
3. Pianis Novell Orchestra ( 2010 – sekarang )
4. Performer 3rd International Chamber Music Festival di Yogyakarta ( 2012 )
5. Peserta Yogyakarta International Music Festival Academy ( 2012 )
6. Pianis pagelaran musik karya Gatot Danar S. “Nawangsari” ( 2012 )
Masterclass dan Workshop
1. Iswargia R. Sudarno ( 2010 )
2. Angela Lopez – Spanyol ( 2010 )
3. Cicilia Yudha – USA ( 2011 )
4. Maestra Ivon Maria ( 2011 )
5. Nadya Janitra ( 2011 )
6. Pujiwati Insia M. Effendi ( 2012 )
7. Ananda Sukarlan ( 2012 )
8. Wibi Soerjadi – Netherland ( 2012 )
9. Aryo Wicaksono – USA ( 2012 )
10. Spencer Myer – USA ( 2012 )

EYA GRIMONIA
Eya mulai belajar piano dan vokal umur 4 (empat) tahun, setahun kemudian ia tertarik dengan biola. Tahun 2004, Eya lulus ujian ABRSM/Royal piano dan biola grade 8 dengan nilai tertinggi. Pendidikan dan lingkungan musik klasiknya selalu Eya pertahankan dari pengajar-pengajarnya diantaranya dari Iswargia R Sudarno (piano) dan Dr. Tomislav Dimov (biola). Selain aktif melakukan resital/konser tunggal iapun aktif mengikuti masterclass dari Prof. Ikuyo Nakamura (Japan), Prof. Sherban Lupu dan Prof. Semion Yerosevich (USA).

Eya Grimonia adalah musisi remaja yang dimiliki Indonesia. Eya mengawali karirnya saat usia 6 (enam) tahun dengan berduet dengan Sherina. Sebagai solois dara manis kelahiran Bandung April 1995 ini terus tampil baik off-air maupun on-air di televisi-televisi nasional. Namun Eya juga sering berkolaborasi dan duet dengan artis/musisi Indonesia lainnya. Sebut saja Vina Panduwinata, Ruth Sahanaya, Bunga Citra Lestari, Elfa’s Singer, Padi, Dwiki Darmawan, Karimata Band dan masih banyak yang lain. Yang mengesankan baginya saat Eya berduet dengan Idris Sardi di Istana Negara tahun 2003. Juga saat Eya tampil pada “Carnival of the Animals” diiringi Jakarta Chamber Orchestra pimpinan Avip Priatna. Tak heran kemampuan dan wawasan bermusiknya dapat berimbang di Klasik dan Kontemporer. Selain bermusik dewasa ini Eya diundang sebagai pembicara dalam program TEDx Bandung dan Future Leader Summit di Undip Semarang.

No comments:

Selamat datang di blog klabklassik, tempat dimana kita bisa berbagi apresiasi, edukasi dan informasi seputar musik klasik.

Dalam ruang maya ini, stereotip tangguh tentang eksklusivitas, kekakuan, dan tak membumi-nya musik klasik akan sama-sama kita upayakan agar cair lewat proses berbagi yang hangat, terbuka, santai, dan penuh cinta.

Mari mengapresiasi dengan hati, lalu ciptakan ruang musik klasikmu sendiri.