Friday, October 12, 2012

KlabKlassik Edisi Nonton: Malena (2000) "Jika Anda Cantik, Bersiaplah untuk Diintip"






Minggu, 14 Oktober 2012
Pukul 15.00 s/d selesai
Tobucil & Klabs, Jl. Aceh No. 56
Gratis dan terbuka untuk umum


Mengambil setting tahun 1940-an era perang dunia kedua, Castelcutto ialah sebuah kota kecil di Italia yang panoramanya dikelilingi oleh pantai nan eksotik. Diceritakan seorang janda muda cantik bernama Malena Scordia (Monica Belucci) lama ditinggal suaminya pergi berperang ke Afrika untuk rezim pemerintahan Benito Musollini. Bertahun-tahun tidak kembali, semua orang mengira sang suami, Nino Scordia (Gaetano Aronica) meninggal di peperangan. Malena secara fisik ialah wanita dewasa yang rupawan sehingga dipuja oleh oleh setiap pria tua maupun muda di Castelcutto, keindahan Malena menyihir seorang bocah labil berumur 13 tahun bernama Renato Amoroso (Giuseppe Sulfaro) yang diam-diam memperhatikan dan memendam hasrat. Dia sangat terobsesi oleh Malena secara sembunyi ia selalu mengikuti kemanapun malena pergi setiap harinya bahkan ia sengaja mengintip ke dalam rumah Malena memperhatikan bagaimana janda cantik ini menjalani kehidupannya seorang diri.

Plot film ini pada dasarnya dibangun atas narasi Renato yang melihat Malena sebagai wanita dewasa dari kacamata bocah berumur tiga belas tahun. Dengan polosnya, ia melihat bagaimana orang-orang dewasa disekitarnya hidup penuh intrik dan kemunafikan. Peran Renato di film ini memberikan gambaran psikologis tentang fase kedewasaan anak manusia yang prosesnya sangat rumit. Banyak sekali hal tabu dalam kehidupan yang sengaja ditampilkan apa adanya, membuat Malena sangat renyah untuk ditonton. Film ini diadaptasi dari cerita yang dibuat Luciano Vincenzoni dan disutradarai oleh Giuseppe Tornatore yang pernah memenangkan Oscar lewat film Cinema Paradiso. Music-scoring yang indah sepanjang film berdurasi 94 menit ini digarap oleh Ennio Morricone.


No comments:

Selamat datang di blog klabklassik, tempat dimana kita bisa berbagi apresiasi, edukasi dan informasi seputar musik klasik.

Dalam ruang maya ini, stereotip tangguh tentang eksklusivitas, kekakuan, dan tak membumi-nya musik klasik akan sama-sama kita upayakan agar cair lewat proses berbagi yang hangat, terbuka, santai, dan penuh cinta.

Mari mengapresiasi dengan hati, lalu ciptakan ruang musik klasikmu sendiri.