Monday, July 16, 2012

Classical Guitar Fiesta 2012: Dari Ririungan Gitar Bandung hingga Jubing Kristianto


Jumat, 13 Juli 2012
 
KlabKlassik, untuk keempat kalinya, berhasil menggelar acara dwitahunannya yaitu Classical Guitar Fiesta. Acara yang keempat ini -seperti acara yang kesatu dan ketiga- diselenggarakan di Auditorium IFI-Bandung. Bintang tamunya adalah gitaris yang secara nasional sudah malang melintang, yakni Jubing Kristianto.

Ririungan Gitar Bandung. Foto oleh Adrian Ben.

Konser yang menampilkan ragam pemain gitar ini, memulai acaranya dengan ensembel Ririungan Gitar Bandung. Ensembel gitar yang dibuka untuk umum ini (rutin mengadakan latihan di Tobucil), menampilkan satu lagu karya Mozart berjudul Romance yang merupakan bagian dari Eine Kleine Nachtmusic. Setelah dibuka dengan tampilan cukup meriah, berikutnya yang tampil adalah para solois mulai dari William Ryan, Maria Elsa, Leonardus Satryo Wicaksono, Gregorius Jovan Kresnadi, Febian Natanael, Christian Indra Lesmana, Henry Dimas Krishnanda, Dennis Hadrian dan Donny Dwiputra. Mereka tampil dengan karya-karya beragam mulai dari yang berasal dari jaman klasik, romantik, modern, hingga populer.
Maria Elsa. Foto oleh Adrian Benn

Setelah istirahat sejenak sekitar sepuluh menit, Classical Guitar Fiesta menggeber penonton dengan beberapa solo gitaris semisal Kevin Cahyady, Ryan Sentosa, Dicky Salam, Timmie Reynaldi dan Teja Kusuma. Setelah para solis itu, ada penampil yang agak berbeda yaitu Rendy Lahope dan Joseph Sinaga. Keduanya ini menampilkan duet gitar dan flute membawakan karya Piazzolla. Semuanya ini mengantarkan penonton pada bintang tamu yang amat dinanti-nanti yaitu Jubing Kristianto.

Rendy  Lahope dan Joseph Sinaga. Foto oleh Adrian Benn.
Jubing Kristiano, gitaris yang paling banyak memenangkan Yamaha Festival Gitar Indonesia kategori pop ini, menggebrak hadirin dengan lagu Winter Games karya David Foster. Setelah itu, ia juga tidak luput memainkan karya yang cukup terkenal dari albumnya yang terakhir, Hujan Fantasy. Kurang puas dengan tiga lagu yang dimainkan Jubing, penonton menyuarakan encore agar Jubing tidak segera turun panggung. Hingga akhirnya, karena malam yang sudah terlalu larut, Jubing terpaksa mengakhiri penampilannya dengan lagu Bohemian Rhapsody yang merupakan pesanan salah satu penonton.

Setelah penampilan Jubing berakhir, berikutnya adalah penutupan yaitu pembagian sertifikat dan piala pada seluruh penonton. Tak hanya itu, ada juga pembagian doorprize dari Prim’s Guitars yaitu gitar seharga tujuh juta rupiah. Yang berpeluang mendapatkan gitar ini hanyalah para peserta (baik yang lolos ataupun tidak lolos) audisi. Akhirnya, nomor undian yang keluar adalah milik Gregorius Jovan Kresnadi. Jovan adalah anak berusia sekitar dua belas tahun yang baru lulus SD. Ketika diwawancara apa perasaannya setelah memenangkan undian ini, ia tidak bisa bicara, hanya gemetar sambil berkaca-kaca.

Classical Guitar Fiesta adalah konser yang pengisi acaranya dibuka untuk umum. Setelah mendaftar, calon pengisi acara kemudian diaudisi, agar bisa menyesuaikan dengan waktu yang disediakan panitia. Setelah lolos audisi, peserta berhak tampil di acara Classical Guitar Fiesta beserta bintang tamu yang berbeda-beda setiap audisinya. Tahun 2006, Classical Guitar Fiesta mengundang Royke B. Koapaha, tahun 2008 adalah Jubing Kristianto, sedangkan tahun 2010 yang dihadirkan adalah Phoa Tjun Jit.

Sampai jumpa di Classical Guitar Fiesta 2014!

No comments:

Selamat datang di blog klabklassik, tempat dimana kita bisa berbagi apresiasi, edukasi dan informasi seputar musik klasik.

Dalam ruang maya ini, stereotip tangguh tentang eksklusivitas, kekakuan, dan tak membumi-nya musik klasik akan sama-sama kita upayakan agar cair lewat proses berbagi yang hangat, terbuka, santai, dan penuh cinta.

Mari mengapresiasi dengan hati, lalu ciptakan ruang musik klasikmu sendiri.