Thursday, November 24, 2011

Membahas Seluk Beluk Hak Cipta Musik

Minggu, 13 November 2011

Di sore yang hujan itu, KlabKlassik (KK) mengadakan pertemuannya. Hari itu bahasannya agak lain, yaitu lebih berat ke arah hukum. Diundanglah seorang pakar hukum bernama Pirhot Nababan, ia berbagi tentang hak cipta musik.

"Hak cipta itu ada ketika kita selesai mencipta, bukan ketika kita mendaftar," demikian kalimat pembuka Pirhot yang biasa dipanggil Iyok itu. "Namun mendaftarkan hak cipta itu ada baiknya juga, terutama jika suatu saat kita bersengketa," tambahnya. Iyok juga mengatakan bahwa tentu saja mendaftar itu perlu uang, ia menambahkan ada solusi lain yang berkekuatan hukum jika memang dirasa pendaftaran itu terlalu mahal, "Amplopi karya tersebut, partitur, contoh rekaman, dan lain sebagainya, lalu kirim pos ke alamat sendiri. Itu sudah berkekuatan hukum jika ada yang mengklaim yang mengatakan bahwa dirinya membuat karya lain duluan."

Kebetulan hari itu juga kedatangan Mba Uci, seorang sarjana hukum dari Solo yang tertarik datang. Selain menjadi peserta, ia juga ternyata bisa memberikan pandangan-pandangan tentang hukum, terutama menjawab beberapa kegalauan peserta. Obrolan itu meluas menjadi banyak hal tentang hukum seperti pidana, perdata, kasus-kasus tertentu, hingga undang-undang pornografi. Hal tersebut disebabkan oleh tidak banyaknya diantara peserta yang betul-betul mengerti soal hukum, sehingga ini jadi semacam kesempatan untuk bertanya-tanya.

Kegiatan ini rencananya akan dibuat secara berkala, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang hukum secara umum. Karena, kata Mba Uci, "Kita adalah bagian dari hukum, kita tidak bisa mengelak dari hukum dengan argumen 'saya tidak tahu'." Lalu pesan terakhir dari Iyok, "Jika ada sengketa, jadikanlah pengadilan sebagai jalan terakhir, usahakan selesaikan dengan jalur damai dulu. Ada yang dikenal dengan economic analysis of law, yaitu biaya gugatan kamu lebih besar dari kemungkinan hasil gugatannya, itu harus dipertimbangkan betul."

No comments:

Selamat datang di blog klabklassik, tempat dimana kita bisa berbagi apresiasi, edukasi dan informasi seputar musik klasik.

Dalam ruang maya ini, stereotip tangguh tentang eksklusivitas, kekakuan, dan tak membumi-nya musik klasik akan sama-sama kita upayakan agar cair lewat proses berbagi yang hangat, terbuka, santai, dan penuh cinta.

Mari mengapresiasi dengan hati, lalu ciptakan ruang musik klasikmu sendiri.