Wednesday, July 21, 2010

Mempertanggungjawabkan Karya

Saya terlambat datang ke KlabKlassik (KK) hari itu. Ketika datang, telah berlatih delapan orang memainkan sebuah karya baru gubahan Yunus Suhendar. Mas Yunus mengaransemen sebuah lagu dari Enya yang berjudul Willow on The Water. Karya ini merupakan pesanan dari acara Rhapsodia Economica UNPAD yang akan diselenggarakan tanggal 7 Agustus. Isi pesannya: "Jika KlabKlassik bisa tampil, maka pertimbangkan untuk memainkan lagu Enya yang berjudul Willow on The Water". Lagu tersebut terbilang sederhana dan tidak ada variasi yang memikat sepanjang lagunya. Nyaris melodinya berulang dari awal sampai akhir, KK pun terbilang tak sulit memainkan karya tersebut.

Namun Diecky, sang dosen di akademi KK (sebuah kelas komposisi musik yang rutin diadakan tiap Minggu), tidak ingin membuatnya sederhana. Mas Yunus seolah disidang dan diminta pertanggungjawabannya atas segala-gala yang telah ia lakukan. Karyanya dibedah dari banyak aspek, sehingga terasa sekali bahwa karya yang relatif sederhana tersebut ternyata memuat banyak unsur. Misalnya dari sudut pandang instrumentasi, Diecky melihat bahwa dalam lagu Enya, berusaha ditonjolkan teknik pizzicato dari instrumen gesek. Diecky melihat lagi bahwa Mas Yunus tidak berusaha menonjolkan itu, melainkan barangkali membuat suara baru yang berasal dari orisinalitas gitar. Perbincangan ini menarik dan cukup menyedot apresiasi para peserta KK. Di pertemuan nanti-nanti, diharapkan peserta akademi membawa sebuah komposisi untuk dibahas bersama. Ternyata lebih menarik jika ada contoh komposisi yang dibuat orisinil oleh peserta akademi sendiri!

KK hari itu cukup lengkap. Setelah dibuka dengan latihan Ririungan Gitar Bandung, dan dilanjutkan dengan analisis karya, KK ditutup dengan ini dia, performa. Kebetulan sore itu dua orang datang, namanya Yuty dan Andika. Keduanya akan konser di CCF hari Jumat tanggal 23 Juli dalam format piano dan flute. Berhubung tidak ada piano, maka yang dipaksa tampil adalah Andika. Andika pun rela memainkan satu potongan karya dari salah satu materi resital nantinya. Lagunya berkisah tentang senja, karya Singgih Sanjaya. Sore itu jadi sendu oleh tiupan lirih flute Andika.

No comments:

Selamat datang di blog klabklassik, tempat dimana kita bisa berbagi apresiasi, edukasi dan informasi seputar musik klasik.

Dalam ruang maya ini, stereotip tangguh tentang eksklusivitas, kekakuan, dan tak membumi-nya musik klasik akan sama-sama kita upayakan agar cair lewat proses berbagi yang hangat, terbuka, santai, dan penuh cinta.

Mari mengapresiasi dengan hati, lalu ciptakan ruang musik klasikmu sendiri.