Wednesday, June 02, 2010

RGB Menggeliat Lagi


(09/05/10)

Jika belakangan jarang terdapat tulisan soal Ririungan Gitar Bandung (RGB), maka itu dikarenakan kegiatan mereka sedang kurang aktif. Kenapa? Ensembel gitar untuk umum yang berlatih tiap jam satu di hari minggu itu, mengaku tidak ada lagu baru, sehingga kurang bersemangat jadinya. Terakhir, mereka melatih sebuah karya aransemen Yunus Suhendar, judulnya If I Fell. Lagu The Beatles-kah? Memang iya, karena RGB tengah menyiapkan diri untuk konser bertajuk “RGB Tribute to The Beatles”, yakni sebuah konser yang menampilkan format ensembel gitar, tapi memainkan lagu-lagu The Beatles. Salah satu alasan mereka merancang ini, salah satunya adalah demi memperluas cakupan komunitas. Dalam konser tersebut, diharapkan penyuka musik klasik datang, pun penyuka The Beatles. Ini keren, kata mereka.

Untungnya, latihan kemarin ada penyegaran repertoar. Kebetulan saya, menyumbangkan satu aransemen dari lagu The Beatles yang berjudul Drive My Car. Aransemen untuk empat gitar tersebut hari minggu kemarin dicoba tidak oleh semua anggota RGB, tapi hanya oleh Kevin, Kelvin, Yunus, Aldi, Luthfi, dan Ahmed. Karena ya, yang kebetulan datang cuma mereka-mereka itu. Untungnya, dalam sekali latihan, Drive My Car yang ditulis oleh Paul McCartney di tahun 1965 dan dimuat di album Rubber Soul tersebut, cukup sukses dimainkan. Hal tersebut justru menimbulkan kegalauan, karena RGB belum mempersiapkan komposisi apa dan lagu apa yang siap dimainkan untuk minggu berikutnya.

Adakah ide dan saran kira-kira, lagu Beatles apa yang sebaiknya ditampilkan oleh RGB kelak?
“Baby you can drive my car / Yes I’m gonna be a star / Baby you can drive my car / And maybe I’ll love you / “

No comments:

Selamat datang di blog klabklassik, tempat dimana kita bisa berbagi apresiasi, edukasi dan informasi seputar musik klasik.

Dalam ruang maya ini, stereotip tangguh tentang eksklusivitas, kekakuan, dan tak membumi-nya musik klasik akan sama-sama kita upayakan agar cair lewat proses berbagi yang hangat, terbuka, santai, dan penuh cinta.

Mari mengapresiasi dengan hati, lalu ciptakan ruang musik klasikmu sendiri.