Wednesday, January 20, 2010

Kilas Balik KlabKlassik 2009

Tahun 2009 kemarin, adalah barangkali yang paling produktif bagi klabklassik (KK), setidaknya demikian menurut KK sendiri. Tahun ini, KK menyelenggarakan lima kali kali konser. Yang pertama adalah resital kuartet gesek D’Java String Quartet, yang kedua adalah Resital Tiga gitar Plus Satu, yang ketiga adalah Resital Piano-Flute Fauzie Wiriadisastra dan Andrew Sudjana. Konser Ririungan Gitar Bandung, dan yang keempat adalah Let’s Play Violin yang baru terselenggara 23 Desember kemarin. Alhamdulillah, semuanya lancar, penonton penuh, dan tiket habis. Berikut akan KK ceritakan kilasan-kilasan masing-masing konser.

Resital D’Java String Quartet – Resital tersebut diadakan pada tanggal 28 April di Auditorium CCF. D’Java String Quartet merupakan kuartet gesek asal Yogya, yang di dalamnya diperkuat Ahmad (violin), Dani (violin), Dwi (viola), dan Ade (cello). Kuartet yang tadinya berawal dari coba-coba di kampus ISI Yogya sana, mendadak mendapat sambutan hangat saat konsernya di Bandung. D’Java membawakan karya-karya Debussy, Dvorak, Mozart dan Tsintsadze. D’Java String Quartet masih eksis hingga kini, dan berencana tur ke beberapa kota di tahun 2010.

Resital Tiga Gitar Plus Satu – Resital yang diadakan pada tanggal 9 Agustus tersebut, adalah lanjutan dari Resital Tiga Gitar yang diadakan tahun sebelumnya di Gedung Kompas Gramedia. Dinamakan tiga gitar plus satu, karena sesi pertama konser pertama ditampilkan trio Bilawa Ade Respati, Syarif Maulana, dan Widjaja Martokusumo. Sedangkan sesi dua, ditambah seorang lagi pemain gitar, yakni Royke Ng. Tampil membawakan karya-karya Bach, Mozart, Boccherini, Albeniz, Pachelbel dan Fauzie, Resital Tiga Gitar Plus Satu yang diadakan di CCF tersebut mendapat sambutan hangat dari penonton yang memadati seluruh bangku.

Resital Piano-Flute Fauzie Wiriadisastra dan Andrew Sudjana – Konser tersebut sempat tertunda karena Andrew yang mendadak cedera di H-2 penyelenggaraan. Berencana terselenggara 2 Agustus, konser ditunda jadi 20 Agustus. Meski sempat kerepotan karena mesti mengembalikan tiket, tapi ternyata penonton masih antusias dalam menyaksikan konser tundanya. Terbukti dari penuhnya kapasitas CCF. Duet Fauzie dan Andrew membawakan karya-karya Bach, Rutter, Chaminade dan Debussy.

Konser Ririungan Gitar Bandung – Ririungan Gitar Bandung (RGB) adalah ensembel yang dibentuk KK dalam rangka menampung orang-orang yang suka gitar klasik agar berlatih bersama. RGB kemudian dikonserkan pada tanggal 20 November. Bermodalkan sepuluh orang pemain, KK menampilkan karya-karya sederhana dari Telemann, Pachelbel dan Scott Joplin. Meski demikian, konser tetap menghibur, karena antara lain diperkuat oleh Yunus Suhendar, ISO Guitar Ensemble, KlabKlassik String Trio dan lain-lain. Mereka semua adalah penampil pembuka, yang turut memeriahkan acara dengan penampilan yang lebih santai dan tidak terlalu menyiratkan ketegangan klasikal.

Let’s Play Violin – Let’s Play Violin adalah konser pertama yang diselenggarakan KK yang menggunakan format band. Meski demikian, animonya tetap besar, dan ini tak lepas dari reputasi Ammy C. Kurniawan, sang penggagas. Pemain biola ternama tersebut, memilih untuk mempercayakan evennya pada KK, meski KK tidak berpengalaman dalam mengurus konser dalam format band. Meski demikian, acara tetap berlangsung baik dan meriah. Hal tersebut didorong oleh titik berat Ammy yang tidak pada kemurnian bunyi, melainkan pada performa dan improvisasi.

Untuk ukuran KK yang mengkhususkan diri pada komunitas alih-alih Event Organizer (EO), konser-konser diatas dirasa cukup. Terlebih disamping menggelar konser-konser tersebut, KK juga mengadakan diskusi-diskusi di Tobucil. Seperti diskusi musik kontemporer bersama Diecky K. Indrapradja dan Royke Koapaha, lalu Musik Sore tobucil (digelar tiga kali sepanjang tahun 2009), serta undangan-undangan workshop dan seminar di Walagri, Cahaya Bangsa Classical School, serta Universitas Pendidikan Indonesia. Ulang tahun keempat yang jatuh pada 9 Desember kemarin membawa KK pada rasa syukur dan sekaligus juga beban baru. Beban untuk berkarya lebih maksimal dan konsisten di tahun mendatang.
Bach memberkati.

No comments:

Selamat datang di blog klabklassik, tempat dimana kita bisa berbagi apresiasi, edukasi dan informasi seputar musik klasik.

Dalam ruang maya ini, stereotip tangguh tentang eksklusivitas, kekakuan, dan tak membumi-nya musik klasik akan sama-sama kita upayakan agar cair lewat proses berbagi yang hangat, terbuka, santai, dan penuh cinta.

Mari mengapresiasi dengan hati, lalu ciptakan ruang musik klasikmu sendiri.