Wednesday, January 20, 2010

Harapan KlabKlassik 2010

Setelah kemarin KlabKlassik (KK) telah memaparkan soal tahun 2009, sekarang KK akan mencoba berharap-harap di tahun 2010. Sebenarnya sama-sama saja dengan orang kebanyakan: KK ingin berbuat yang lebih baik. Tidak ada slogan-slogan semacam: Tahun go international, atau tahun menguasai Bandung atau sebagainya. KK memilih untuk berbuat saja. Barangkali ada rancangan-rancangan program yang sudah rutin, misalnya, Classical Guitar Fiesta yang memang sudah masanya, yakni dua tahun sekali. Lalu konser Ririungan Gitar Bandung yang rencananya akan diadakan setiap tahun. Adapun April String Festival yang pernah terselenggara tahun 2006, ada rencana digelar kembali. Hanya tiga acara tersebut sebetulnya yang pokok. Tapi seperti biasa, KK sering menerima tawaran dari pihak lain untuk ikut serta membantu sebuah acara. Sudah ada tiga acara, yakni resital Funtastic String Ensemble, yakni semacam ensembel string anak-anak, lalu resital D’Java String Quartet, yakni resital kuartet gesek yang tahun lalu sempat sukses penyelenggaraannya di Bandung, serta konser Let’s Play Violin dari Ammy Alternative String yang akhir 2009 kemarin juga sukses.

Adapun program-program lainnya semisal diskusi dan workshop juga tidak luput dari rencana. KK menginginkan adanya workshop teori harmoni dari Royke Koapaha, atau sesekali workshop performance dari Ammy C. Kurniawan. Adapun rencana menarik dari Kang Tikno seperti kunjungan ke saung aklung Mang Udjo. Banyak hal yang mesti dilakukan, dan ada beberapa program yang memang seperti di luar konteks “klasikal”. Tapi demikian, ternyata tak banyak yang protes. Karena memang, KK adalah ruang apresiasi. Sehingga tidak melulu musik klasik yang mampu diapresiasi, tapi banyak hal juga. Dan kemudian, jika bisa mengapresiasi banyak hal di luar musik klasik, maka tentu saja akan menunjang apresiasi musik klasik itu sendiri. Dan lagipula, apalah itu musik klasik? Sampai sekarang KK tidak tahu, dan kemungkinan tidak mau, mendefinisikannya secara gamblang.

Berbagai program itu memang membuat tahun 2010 terasa akan melelahkan dan bahkan terasa kurang. Kurang apa? Kurang mempunyai bulan yang banyak. Karena memang, jika digelar di atas kalendar, acara KK cukup padat ketimbang tahun-tahun sebelumnya. Namun kami memilih untuk santai saja dan mengetahui kepadatannya via berbuat. KK tidak memaksakan diri dan berbuat sesuai kapasitasnya selama ini. KK memilih untuk larut dalam dinamika perubahan yang ada, tapi tetap bersikukuh untuk ikut serta dalam perubahan itu sendiri. KK bukan event organizer, bukan pula organisasi. Tak ada anggota, tak ada pengurus, dan tak ada ketua. Semuanya adalah sama dan bebas. Sehingga jika ditanya siapa KK? Kami bisa mendefinisikan sesuatu demi kepentingan praktis. Tapi apakah sesungguhnya yang betul-betul bisa mendefinisikan KK melampaui kepraktisan itu sendiri? Kami lebih senang menggambarkannya sebagai: semangat.

Bach memberkati.

No comments:

Selamat datang di blog klabklassik, tempat dimana kita bisa berbagi apresiasi, edukasi dan informasi seputar musik klasik.

Dalam ruang maya ini, stereotip tangguh tentang eksklusivitas, kekakuan, dan tak membumi-nya musik klasik akan sama-sama kita upayakan agar cair lewat proses berbagi yang hangat, terbuka, santai, dan penuh cinta.

Mari mengapresiasi dengan hati, lalu ciptakan ruang musik klasikmu sendiri.