Friday, September 04, 2009

Modest Mussorgsky: "Lima Besar Rusia" itu Nyaris jadi Tentara


Modest Mussorgsky lahir di Karevo, 21 Maret 1839. Anak dari pemilik tanah yang berada, Mussorgsky dididik musik sejak masa kecilnya. Meski demikian, ia juga meniti karir di kemiliteran. Hingga akhirnya pada tahun 1857, ia bertemu komposer Rusia, Dargomijsky, yang mana kejadian tersebut menjadi titik balik penting dalam hidupnya. Lewat Dargomijsky, Mussorgsky bertemu Balakirev dan Borodin, yang semakin menguarkan kecintaannya akan musik. Pada tahun 1858, ia memutuskan untuk keluar dari kemiliteran dan fokus pada musik. Kebanyakan ia belajar sendiri dalam hal musik, lebih dipandu oleh insting ketimbang pelajaran-pelajaran teknis. Secara mayor, Mussorgsky bermain piano.
Pada tahun 1861, Rusia mengalami satu gejolak, yang mana membuat para pemilik tanah sulit mendapat tempat. Keluarga Mussorgsky kena imbasnya, ia terpaksa kerja pada pemerintah karena mendadak jatuh miskin, hal yang sebenarnya tidak disukainya, tapi mesti dilakukannya hingga akhir hayat.
Karir Mussorgsky berkembang terus, hingga hingga bersama Balakirev dan Borodin, dengan idealisme nasionalisnya, mereka mendirikan ”The Russian Five”. Selain ketiga itu, yang termasuk diantaranya adalah Cesar Cui dan Nikolai Rimsky-Korsakov. Tujuan Lima Besar Rusia adalah menciptakan musik seni khas Rusia, yang diimitasi dari aspek-aspek tradisional. Karya Mussorgsky yang terpenting datang dari periode tahun 1864 hingga 1867. Banyak lagu rakyat ia ciptakan, termasuk salah satu yang terkenal, satu-satunya untuk orkestra, yakni Night on Bald Mountain. Pada periode ini, Mussorgsky menelurkan teorinya sendiri, yang membuat ia berbeda dari "Kelompok Lima". Dia ingin memproduksi melodi yang didasari oleh dialog manusia, yang dinamakan "melodies of life". Eksperimentasinya pertama kali diwujudkan dalam sebuah opera berjudul The Marriage pada tahun 1868. Kesuksesan ekperimennya baru terlihat dalam opera Boris Godunov, di tahun yang sama. Namun akibat ketidakpopuleran temanya, opera tersebut ditolak untuk ditampilkan dalam waktu yang lama, hingga tanggal 27 Januari 1874. Selain itu, Mussorgsky menulis dua opera lainnya, berjudul Khovantchina dan The Fair at Sorochinsk.
Ada beberapa kritikus yang menyerang Mussorgsky, diantaranya yang menyebutkan bahwa gayanya nakal dan tidak disiplin. Ini kemungkinan disebabkan dari kurangnya ia atas pemahaman teori-teori musik dan kemampuan komposisinya berasal dari insting semata. Meski demikian, banyak juga yang membela bahwa kemampuan instingtif itu justru membentuk kekuatan kreatif yang mahadahsyat. Bahkan ada yang mengatakan ia sebagai yang terbaik diantara kelima koleganya, dari segi kreativitas, meski yang lain lebih manis dan kuat akar budayanya. Musiknya memiliki kekuatan, individualitas, dan bahan-bahan yang tidak dipunyai nasionalis lainnya.
Mussorgsky meninggal muda dalam umur 41 tahun karena epilepsi. Ini disebabkan salah satunya oleh kebiasaan alkoholnya yang cukup kuat. Setelah kematiannya, Rimsky-Korsakov mengedit beberapa bagian Boris Godunov, dan menjadi karya yang cukup terkenal hingga saat ini, dimainkan di banyak opera house. Mussorgsky dimakamkan di St. Petersburg pada 28 Maret 1881.

No comments:

Selamat datang di blog klabklassik, tempat dimana kita bisa berbagi apresiasi, edukasi dan informasi seputar musik klasik.

Dalam ruang maya ini, stereotip tangguh tentang eksklusivitas, kekakuan, dan tak membumi-nya musik klasik akan sama-sama kita upayakan agar cair lewat proses berbagi yang hangat, terbuka, santai, dan penuh cinta.

Mari mengapresiasi dengan hati, lalu ciptakan ruang musik klasikmu sendiri.